7 Hal Yang Harus Diketahui Oleh Para Remaja Apabila Ingin Cepat Kaya

teen

Mudah-mudahan anda telah mengajari anak-anakmu dengan cara bersopan santun, nilai-nilai positif dan cara mengkonsumsi makanan diet dengan benar. Tetapi, apakah anda telah mengajarkan kepada mereka tentang mencapai keamanan finansial? Apakah anda sudah memberitahu mereka tentang uang dengan jelas?

Baru saja saya memiliki kesempatan untuk duduk dan mewawancarai Mike Zisa. Zisa adalah penulis buku baru berjudul The Early Investor: How Teens & Young Adults Can Become Wealthy dan ia juga merangkap sebagai pakar keuangan sekaligus guru di Pennsbury High School di Bucks County, Pennsylvania. Kami berdua membicarakan tentang perguruan tinggi – terkait anak-anak dan pentingnya – pendidikan keuangan di sekolah perguruan tinggi. Zisa berbagi pelajaran terpenting di semua sekolah dan anak-anak ini harus tahu pada saat mereka kelak lulus nanti.

  1. Menabung uang sangat berbeda dari menginvestasikan uang

Menyimpan hanya menempatkan uang anda ke dalam rekening tersebut yang kita sebut sebagai tabungan, giro, atau akun pasar keuangan didalam bank. Hal ini juga dapat mencakup investasi tunai seperti SD jangka pendek (Sertifikat Deposito). Memiliki tabungan juga berarti bahwa uang anda sudah ditempatkan dengan sangat aman dan dapat diakses dengan cepat dan mudah. Disisi lain, investasi adalah proses menggunakan uang anda untuk mmebeli aset seperti saham, obligasi, real estate, dan investasi lainnya dimana nilainya harus bertumbuh selama periode waktu yang sangat lama. Menginvestasikan uang anda secara historis menjadikan anda sebagai pemain yang lebih baik selama seumur hidup anda.

  1. Menerima bunga majemuk

Salah satu penemuan matematika terbesar dari waktu kita adalah pemajemukan. Pemajemukan adalah saat penghasilan anda dari tabungan atau invetasi menghasilkan keuntungan tambahan. Dengan kata lain, pemajemukan membuat uang anda tumbuh dengan pesat! Semakin muda usia anda maka semakin banyak waktu yang anda miliki untuk mengijinkan pemajemukan untuk melakukan tugasnya.

  1. Memulai investasi online lebih awal

Ini adalah salah satu poin yang membuat Zisa sangat bersemangat. Hal ini memaksa Zisa untuk menulis bukunya. Semakin cepat anda mulai untuk menginvestasikan uang tersebut, maka semakin banyak waktu yang anda miliki untuk memungkinkan efek pemajemukan menghasilkan kekayaan dalam jangka panjang. Coba anda pertimbangkan ini: Jika anda mulai berinvestasi US$ 3.000 pertahun pada tingkat pertumbuhan tahunan 6% saat anda menginjak usia 25 tahun, anda akan memiliki sekitar US$ 680.000 saat anda menginjak usia 65 tahun. Jika anda ingin mengambilnya di usia 35 tahun maka anda sudah memiliki sekitar US$ 260.000. Waktu memiliki efek yang paling signifikan saat menghasilkan kekayaan jangka panjang. Segeralah berinvetasi, tunggu apa lagi!

  1. Jangan membeli barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan oleh anda

Kita hidup dalam suatu komunitas masyarakat yang menginginkan segala sesuatu yang terbaru saat ini. Tidak ada salahnya dengan menghabiskan uang yang anda miliki, tetapi semuanya akan menjadi salah saat anda menghabiskan uang pada barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan. Menghabiskan uang pada keperluan yang tidak penting akan mengarahkan anda ke dalam hutang yang dapat melahirkan bencana finansial kelak.

  1. Menggunakan kartu kredit secara bertanggung jawab

Kartu kredit dapat menjadi komponen penting dari kehidupan finansial anda. Kartu kredit juga dapat mematikan kesejahteraan finansial anda. Banyak orang dewasa yang telah menggunakan kartu kredit untuk membeli barang-barang yang tidak perlu dan secara sembrono hanya untuk menempatkan dirinya ke dalam hutang yang parah dimana dapat melahiran bencana finansial yang tak dapat dihindarkan. Bila menggunakan kartu kredit, penting untuk diingat bahwa anda meminjam uang dan anda harus membayarnya kembali. Beberapa hal yang penting untuk diingat saat anda menggunakan kartu kredit adalah:

  • Melunasi seluruh saldo anda saat tiba jatuh temponya
  • Jika anda tidak melunasi seluruh saldo, anda akan dikenakan suku bunga yang sangat tinggi
  • Jangan membeli barang menggunakan kartu kredit terkecuali jika anda memiliki uang untuk membayar semuanya
  • Waspadalah terhadap pendahuluan suku bunga dan penawaran transfer saldo
  • Membaca baik-baik istilah kecil dalam kartu kredit (Hal ini dicetak sangat kecil karena mereka tidak menginginkan anda untuk membacanya)
  1. Membeli aset, bukan kewajiban

Belilah hal-hal yang dapat menghasilkan uang untuk anda, dan bukan hal-hal yang bisa membuat hutang anda semakin menumpuk. Misalnya jka anda berinvestasi dalam saham yang membayar divide (bagian dari keuntungan perusahaan saham anda), anda akan menerima uang tunai setiap 3 bulan tanpa perlu melakukan apapun. Jika anda membeli obligasi, anda akan menerima pembayaran bunga setiap 6 bulan. Ini disebut pendapatan pasif. Sebaliknya, jika anda mengambil apapun dari pinjaman untuk membeli sesuatu maka anda sekarang telah mengumpulkan hutang dimana nantinya harus anda bayar kembali bersama dengan bunganya. Jelas, beberapa pinjaman mungkin diperlukan seperti hipotek saat anda membeli sebuah rumah, atau mungkin kredit mobil. Namun, jenis lain dari hutang akan meningkatkan kewajiban anda dan menghambat kemampuan anda untuk membangun kekayaan.

  1. Membangun anggaran dan menabung untuk mempersiapkan diri saat “hari hujan”

Anggaran sederhananya adalah perkiraan pendapatan yang diharapkan dan biaya untu satu periode tertentu di masa mendatang, umumnya bulanan. Dengan membangun anggaran, anda dapat memantau seberapa banyak uang yang anda habiskan pada barang-barang dan layanan tertentu. Sebuah aspek penting dari anggaran adalah untuk menyisihkan uang setiap bulan guna membangun dana cadangan – yang juga dikenal sebagai dana darurat. Dana darurat adalah uang yang telah disimpan dengan tujuan memberikan uang tunai dalam kasus peristiwa yang tak terduga dalam hidup anda. Idealnya, anda harus memiliki dana darurat sebesar tiga sampai enam bulan dari biaya hidup. Dana daruratmu harus disimpan secara maan, investasi yang mudah diakses – seperti Sertifikat Deposito (SD), rekening pasar keuangan, atau hanya rekening tabungan.

Zisa jelas percaya bahwa jalan menuju keamanan finansial harus dimulai dari awal. Sama seperti dalam semua hal, orang tua bisa mengajarkan kesadaran finansial kepada anak-anaknya dengan menjadi panutan. Jika anda hidup menabung dan berinvestasi kepada anak-anakmu sendiri maka hidup akan lebih memuaskan dan jauh dari stress.